Cara Budidaya Lobster Air Tawar di Rumah Dengan Kolam Terpal Untuk Pemula

28 April 2024 Bookmark0
Daftar Isi [Tampil]

- Cara Budidaya Lobster Air Tawar di Rumah Dengan Kolam Terpal Untuk Pemula. Lobster air tawar dalam bahasa inggris disebut sebagai Crayfish adalah sejenis udang yang memiliki ukuran besar mirip seperti lobster di laut tapi dengan habitat di air tawar. Lobster jenis air tawar biasanya banyak ditemukan seperti di danau, sungai, rawa - rawa yang berdekatan dengan laut. Lobster air tawar atau Crayfish berwarna biru ini berasal dari benua Australia tepatnya di negara bagian Quennsland dan mulai di kenal oleh masyarakat Indonesia mulai tahun 2000an. Lobster air tawar ini berwarna biru dengan tubuh yang besar dan kekar sangat cocok untuk menghiasi aquarium.

cara-budidaya-lobster air-tawar-di-rumah dengan-kolam-terpal-untuk-pemula

Selain digunakan sebagai udang hias di aquarium ternyata lobster air tawar ini juga cocok untuk melengkapi hidangan masakan sobat di rumah. Lobster air tawar atau Crayfish memiliki kandungan gizi yang tinggi diantaranya asam lemak omega 3, magnesium, fosfor dan tinggi protein juga kolesterol yang lebih rendah dari lobster laut. Rasanya gurih di luar dan dagingnya lembut di dalam menjadi cita rasa yang khas di dunia kuliner sea food. Lobster jenis air tawar in tentunya bisa sobat jadikan konsumsi alternatif pengganti lobster laut yang harganya sangat mahal.


Bagi penggemar kuliner sea food, terutama hidangan istimewa dan berkelas jenis lobster ini memiliki gaya hidup tersendiri. Meskipun harga menu lobster di restoran terbilang cukup mahal tapi bagi pecinta kuliner lobster tentunya ini bukan menjadi hambatan. Sampai saat ini permintaan lobster air tawar baik untuk menghiasi aquarium maupun untuk usaha kuliner masih  sangat tinggi sehingga memiliki pangsa pasar yang bagus. Tentunya ini menjadi peluang bisnis budidaya lobster air tawar yang menjanjikan.


Bagi sobat yang masih pemula mungkin berpikir jika budidaya udang lobster air tawar di kolam terpal ini membutuhkan banyak modal dan lokasi yang luas. Perlu di ketahui, modal untuk budidaya lobster air tawar ini tidak banyak dan mudah untuk dipelajari. Untuk lokasi sobat bisa melakukan budidaya lobster air tawar di rumah dengan mencari tempat yang masih kosong untuk menempatkan kolam terpal. Keuntungan ternak lobster air tawar di kolam terpal  dengan media kolam terpal diantaranya lebih mudah dan efisien dalam perawatan, selain itu biaya pembuatan yang relatif murah.


Cara Budidaya Lobster Air Tawar Dengan Kolam Terpal di Rumah

Alasan kenapa sobat disarankan memilih budidaya lobster air tawar diantaranya mudah dalam mengembangbiakan lobster air tawar, pertumbuhan lobster air tawar lebih cepat, dan permintaan pasar yang sangat tinggi. Berikut beberapa poin cara budidaya lobster air tawar di rumah menggunakan media kolam terpal yang bisa sobat pelajari dengan cepat dan mudah :


1. Mempersiapkan Lokasi Tempat Tinggal Lobster
Lobster air tawar mudah beradaptasi dan bisa tumbuh dengan baik di habitat seperti kolam terpal dan kolam beton dengan kandungan oksigen yang terlarut dalam air di atas 4 ppm. Suhu ideal yang cocok untuk pertumbuhan lobster air tawar sekitar 25 - 29 C maka sebaiknya sobat bisa menempatkan kolam terpal di bawah pohon yang rindang agar suhunya tidak terlalu panas. Perhatikan juga tingkat keasaman air normalnya dengan pH sekitar 7 - 9 dan sedikit kandungan alkalin agar kadar kalsium di dalam air tetap tinggi yang berguna untuk pembentukan cangkang pada benih lobster tentunya.


2. Membuat Media Tempat Tinggal Lobster
Cara membuat kolam lobster air tawar dengan media kolam terpal perlu sobat rencanakan terlebih dahulu untuk menghindari waktu yang terbuang dan menimalisir biaya. Rencana tersebut diantaranya penempatan lokasi kolam, jumlah kolam yang akan di buat dan sistem pengairan dan pembuangan air. Jika sobat ingin budidaya lobster air tawar di rumah, usahakan mencari lokasi yang teduh misalnya dibawah pohon rindang. Misalnya sobat masih pemula ingin membuat 2 kolam terpal kotak ukuran 2x1x50cm untuk belajar budidaya lobster air tawar dengan pembuangan sistem sedot menggunakan selang.

cara-budidaya-lobster air-tawar-di-rumah dengan-kolam-terpal-untuk-pemula

Langkah pertama sobat bisa membuat kerangka kolam dahulu menggunakan bambu atau kayu yang sudah di siapkan sebelumnya. Jika sobat menggunakan bambu, potong dulu batang bambu sesuai ukuran kolam terpal. Ukuran kolam pembesaran lobster air tawar biasanya panjang 2 m dan lebar 1 m, kemudian bambu yang sudah di potong selanjutnya di bilah untuk membuat diding kolam. Potongan bambu yang sudah di di haluskan atau di bersihkan dan di bilah tadi  disusun seperti pagar. Susunan dinding kolam dengan bambu ini lebih rapat lebih baik. Untuk tiang kerangka, potong bambu dengan tinggi 50 cm sesuai tinggi kolam terpal dengan jumlah sekitar 6 biji. Selanjutnya bambu yang sudah di bilah tadi di paku dengan tiang dengan membentuk kerangka kotak.


Usahakan kolam di buat di samping tembok baik dengan dasar lantai atau tanah, agar bisa di paku ke tembok sehingga kerangka kolam bisa lebih kuat. Selanjutnya kolam terpal di masukkan ke kerangka kolam kemudian di bagian atas yang berlubang dikasih tali dan diikat pada dinding kerangka kolam. Sampai disini pembuatan kolam terpal sudah selesai. Agar suhu kolam tetap terjaga, sobat juga harus membuat penutup kolam terpal, bisa menggunakan susunan bambu berbentuk pagar dengan di lapisi terpal atau benda lainnya.


Selanjutnya sobat bisa mengisi air dengan ketinggian sekitar 30 cm dengan tinggi kolam 50 cm agar air tidak tumpah. Setelah kolam sudah terisi air, diamkan dulu sekitar 1 minggu untuk menetralisir dari bau tanah dan kaporit jika dari PAM. Sekedar info, jika sobat membutuhkan kolam terpal untuk usaha budidaya lobster air tawar bisa beli melalui link website YulistStore.com. Sobat bisa memilih ukuran kolam terpal sesuai kebutuhan sobat di rumah. Untuk aksesoris kolam terpal, sobat bisa menambahkan tanaman air seperti enceng gondok untuk mencegah suhu panas pada air kolam. Tambahkan juga pipa - pipa 2 inch dengan panjang 5 cm di susun segitiga dengan cara di lem, untuk tempat bersembunyi benih - benih lobster. Pada sistem pembuangan air karena ukuran kolam tidak terlalu besar sobat cukup menggunakan selang dengan cara menyedot dari dalam kolam kemudian di buang ke luar kolam.


3. Membedakan Jenis Kelamin Lobster
Sebelum mencari bibit sebagai calon indukan lobster berkwalitas, kita harus paham dulu cara membedakan jenis kelamin lobster air tawar jantan dan betina. Ciri - ciri lobster jantan diantaranya terdapat bintik merah pada capit bagian luar yang akan muncul ketika lobster sudah berumur 3 - 4 bulan dengan panjang 7 cm dengan ukuran normal. Jika tanda ini sudah muncul, berarti lobster jantan sudah siap kawin dengan lobster betina. Sedangkan ciri - ciri lobster betina yaitu memiliki lubang di pangkal kaki ketiga di bawah ekor yang merupakan alat reproduksi untuk mengeluarkan telur.


4.  Memilih Indukan Lobster Terbaik
Proses untuk mendapatkan bibit lobster yang bagus maka dibutuhkan indukan dengan kwalitas terbaik. Indukan lobster air tawar yang bagus berumur sekitar 5 - 8 bulan dengan ukuran minimal 10 cm agar bisa menhasilkan benih dalam jumlah banyak. Memilihnya dengan cara melihat pertumbuhannya paling cepat dari lobster - lobster lain yang seumuran. Kemudian pilih indukan lobster yang bertubuh sehat dan gemuk  bukan yang berkepala besar tapi tubuhnya kurus karena biasanya lobster ini kurang nutrisi. Jangan lupa membeli indukan lobster air tawar di tempat penjualan indukan lobster yang sudah berijin dan bersertifikat.


5. Mengawinkan Indukan Lobster
Mengawinkan lobster air tawar ini cukup mudah, yaitu dengan cara meletakan lobster jantan dan betina dalam 1 kolam. Masukan 5 ekor betina dan 3 ekor jantan dalam 1 kolam dengan waktu sekitar 1 minggu untuk proses perkawinan hingga lobster betina siap untuk bertelur. Lobster yang sedang kawin akan membentuk formasi dalam bentuk Y dimana lobster jantan mengeluarkan sperma dan di letakan pada pangkal kaki lobster betina.

cara-budidaya-lobster air-tawar-di-rumah dengan-kolam-terpal-untuk-pemula

Setelah selesai proses perkawinan, lobster betina akan menyingkir dari lobster jantan kemudian mencari lokasi untuk pembuahan. Sobat bisa menambahkan sekitar 8 pipa 2 inch dengan panjang 15 cm sebagai tempat pembuahan telur yang di keluarkan lobster betina.  Lobster betina akan bertelur setelah 1 minggu melakukan proses perkawinan. Dalam 1 indukan lobster biasanya akan menhasilkan sekitar 300 - 400 butir telur.


6. Memindahkan, Mematangkan dan Menetaskan Telur Lobster
Pada minggu pertama setelah pembuahan, lobster betina mulai bertelur.Kemudian pada minggu kedua dan ketiga, telur - telur lobster akan melekat pada kaki lobster betina. Mulai minggu kedua ini lobster di pindahkan ke kolam penetasan dengan ukuran 2x1x50cm dengan menyesuiakn pH di kolam perkawinan dengan pH di kolam penetasan agar lobster tidak mudah stres.


Pematangan telur lobster meliputi beberapa fase, yaitu minggu kedua telur masih dalam bentuk bulat, minggu ke 3 mulai muncul embrio,minggu ke 4 capit dan kaki sudah mulai muncul, dan minggu ke 5 kuning telur sudah mulai habis dan ini waktunya benih lobster untuk mencari makan sendiri. Pada minggu ke 5 ini benih lobster sudah mulai terlepas dari induknya dan tunggu sekitar 1 minggu untuk di pindahkan ke kolam terpal yang baru untuk memulai pembesaran benih lobster. Setelah benih lobster di pindahkan ke kolam yang lain, biarkan indukan untuk beristirahat sekitar 2 minggu sampai terjadi pergantian kulit dan siap untuk kawin lagi.


7. Memelihara Benih Lobster
Benih lobster yang sudah di pindahkan ke kolam terpal yang baru, waktunya di beri makan seperti cacing sutera atau cacing beku untuk mempercepat proses pertumbuhan benih lobster. Berikan makanan berupa cacing sutera atau cacing beku pada waktu pagi 3 persen dan sore 7 persen dari berat tubuhnya. Pemberian pakan di sore hari lebih banyak agar perkembangan benih lobster bisa lebih cepat di malam hari. Lobster termasuk hewan omnivora, sobat bisa memberikan pakan seperti cacing tanah, ketela pohon yang di parut, pelet udang, wortel, dll.


8. Merawat Lobster yang Sakit
Dalm proses pertumbuhan, terkadang ada saja masalah yang kita temukan. Benih lobster yang sakit seperti terkena jamur maupun parasit. Biasanya parasi tumbuh di kepala dan tubuh lobster berwarna putih - putih. Gejala dari lobster yang sedang sakit seperti gerakan yang lambat dan kurang nafsu makan hingg menyebabkan kematian. Untuk mengatasinya, pisahkan lobster yang sakit ke wadah yang lain, kemudian rendam dengan garam sekitar 9 hari dan ganti air garam setiap 3 hari sekali sampai benih lobster benar - benar sembuh.


9. Memanen Benih Lobster
Benih lobster siap di panen setelah umur sekitar 20 hari dengan ukuran 2 cm. Waktu melakukan panen sebaiknya pada pagi hari sekitar jam 9 pagi menggunakan plastik scoopnet ukuran 20x10 cm. Kemudian benih lobster di pindahkan ke lokasi yang baru dengan kwalitas air sama dengan kolam terpal lama agar tidak mengalami stres.


10. Memasarkan Hasil Budidaya Lobster
Untuk pemasaran biasanya banyak pembeli yang daerah lokal seperti jakarta dan bali. Sobat bisa menjual benih lobster ke pelaku usaha pembesaran sampai ke pembeli siap konsumsi. Harga benih lobster saat ini Rp 2.500/ ekor (ukuran 2 cm umur sekitar 2 bulan). Jika sobat punya 5 betina dan menghasilkan benih 300/ indukan dalam satu kali panen berarti sobat bisa menhasilkan 1.500 ekor benih lobster.

cara-budidaya-lobster air-tawar-di-rumah dengan-kolam-terpal-untuk-pemula

Dan jika di jual ke pengepul berarti 1.500 di kali Rp 2.500 maka sobat akan mendapatkan sekitar Rp 3.750.000 sekali panen selama 2 bulan. Keuntungan akan bertambah jika sobat juga mengelola sampa ke pembesaran lobster hingga ukuran layak konsumsi. Bisnis budidaya lobster ini menjadi solusi tepat untuk sobat yang memiliki keterbatasan lahan. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Share:

Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Whatsapp

Androydz

Menyajikan Kumpulan Informasi Terbaru Seputar Tutorial, Teknologi, Informasi, Kesehatan, Bisnis dan Wisata di rangkum sebaik mungkin agar tetap menjadi tempat bacaan terpercaya.

Tampilkan Komentar